;

Minggu, 25 November 2012

Elegi Dan Puisi | Anis Yuliana Samara

Minggu, 25 November 2012


Elegi dan Puisi
“Kau,meminangku dengan puisi-puisi ciptaanmu sendiri.”
 Anis Yuliana Samara

bulan mengapung di matamu
pendarpendar cahaya menggantung di dagumu
aku memaku, membeku, lalu memelukmu
jika kau tak mampu membunuh sepi
yang menjangkiti
jiwa dan ragaku ini—
yakini diksi-diksi dalam puisi ialah do’a-do’a mustajab;
ketika dini hari terjerembab di ujung sajadahmu
yang basah oleh taubatmu
kadangkala menyesatkanku
menuju jalan-jalan raya—
di antara ilalang kota-kota tua
dimana ayah dan ibuku bermukim—
di kaki bumi kuberpijak
dan mimpi-mimpi semalam
kuhentak-hentak tanpa salam

Yogya, 2012
http://oase.kompas.com/read/2012/10/30/2019455/Puisi-puisi.Anis.Yuliana.Samara



TULISAN BERJALAN INI SILAHKAN DIISI DENGAN PESAN ANDA

NAMA ANDA - 09.10
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI